Satu yang Berbeda
hari ini adalah 1.
Tepat di angka itu, adalah hari dimana aku pertama kali jatuh hati.
dan terus bertambah lagi rasa itu setiap harinya.
Kali ini 1 di bulan november yang berbeda dari beberapa tahun yang telah terlewati bersama.
hari ini, novemberku, aku peringati sendiri.
Boleh saja kan? Aku memperingatinya hanya untuk mengenangnya, bukan untuk mengulanginya.
Tak terbesit keinginan sedikitpun untuk mengulang hal-hal yang menyakitkan, dikenang dan diambil pelajarannya saja. Sudah cukup.
Kali ini, 1ku terasa berbeda.
Bukan karena kamu yang sudah bersama orang lain.
Tapi hatiku sudah berbeda. Tak lagi menggebu ketika bertemu 1.
Hanya saja ada desir yang sebelumnya tak pernah kurasa saat bersamamu dulu. Kesendirian.
Kali ini, aku sendiri.
Sejak kita memutuskan untuk berbeda arah, saat itu juga aku memutuskan untuk mengistirahatkan hati dan akal sehatku yang telah lama terbelenggu asmara.
bisikan pikiran-pikiran ambisi dan aku selalu berhasil mengalahkannya.
Kini, mulai hari ini. Angka 1 adalah harapan yang beriringan dengan kenangan.
bahwa tak semua angan yang terbungkus janji bisa dengan mudah digantungkan di ketinggian imaji.
Kini, angka 1 adalah hal yang harus aku ingat tanpa perlu aku mengucap. Bahwa angka 1 harus aku simpan baik baik. Mulai 1 sekarang dan seterusnya, dia akan tetap menjadi angka yang tak pernah bisa kulupakan. Pun tak bisa aku kembalikan.
Yogya, 1 november 2018
Tepat di angka itu, adalah hari dimana aku pertama kali jatuh hati.
dan terus bertambah lagi rasa itu setiap harinya.
Kali ini 1 di bulan november yang berbeda dari beberapa tahun yang telah terlewati bersama.
hari ini, novemberku, aku peringati sendiri.
Boleh saja kan? Aku memperingatinya hanya untuk mengenangnya, bukan untuk mengulanginya.
Tak terbesit keinginan sedikitpun untuk mengulang hal-hal yang menyakitkan, dikenang dan diambil pelajarannya saja. Sudah cukup.
Kali ini, 1ku terasa berbeda.
Bukan karena kamu yang sudah bersama orang lain.
Tapi hatiku sudah berbeda. Tak lagi menggebu ketika bertemu 1.
Hanya saja ada desir yang sebelumnya tak pernah kurasa saat bersamamu dulu. Kesendirian.
Kali ini, aku sendiri.
Sejak kita memutuskan untuk berbeda arah, saat itu juga aku memutuskan untuk mengistirahatkan hati dan akal sehatku yang telah lama terbelenggu asmara.
bisikan pikiran-pikiran ambisi dan aku selalu berhasil mengalahkannya.
Kini, mulai hari ini. Angka 1 adalah harapan yang beriringan dengan kenangan.
bahwa tak semua angan yang terbungkus janji bisa dengan mudah digantungkan di ketinggian imaji.
Kini, angka 1 adalah hal yang harus aku ingat tanpa perlu aku mengucap. Bahwa angka 1 harus aku simpan baik baik. Mulai 1 sekarang dan seterusnya, dia akan tetap menjadi angka yang tak pernah bisa kulupakan. Pun tak bisa aku kembalikan.
Yogya, 1 november 2018
Komentar
Posting Komentar